Minggu, 05 April 2015

Ku Berjanji Tak Akan Lelah



Ku Berjanji Tak Akan Lelah

Saat aku mulai percaya dengan rasaku,,
yang selama ini membangkitkan semangat hidupku,,
ternyata hanyalah sia-sia dalam penantianku,,
berakhirlah dalam kehancuran pengharapan cintamu,,
Ku sangka ada setitik rasa getir didalam hatimu,,
ketika ku katakan apa yang selama ini ku pendam,,
bukannya engkau tersenyum manis malah sebaliknya,,
mungkinkah aku hanya pelarian dalam kesendirianmu,,
Banyak hal yang indah ku dapat darimu,,
ketika bersamamu maknai dari perjalanan kita,,
bukannya aku lelah menantimu jika harus,,
tetapi sudah kau katakan tak akan beri kesempatan,,
Untuk apa harus terus menunggu,,
masa lalu biarlah berlalu kita mulai hidup baru,,
tak perlu kau memikirkan yang akan datang,,
yang pasti mulai saat ini telah ada komitmen dalam hati…
Memang ku sadari aku tidaklah seperti dia,,,
yang  selama ini menjadi idaman dalam hatimu,,
tetapi yang pasti aku tidaklah seperti mereka,,
yang indah sesaat namun sakit di ujung ceritanya…

Rabu, 25 Maret 2015

Menunggu Kesempatan Itu



Menunggu Kesempatan Itu

Agar tak lupa dari ingatanku saat ini,,
Bahwa sebenarnya aku berharap dalam hatiku,,
Suatu saat nanti di ujung perjuangan perasaan untukmu,,
Yang terbaik aku lakukan demi mencari perhatian darimu,,
Tak pernah merasa lelah memperjuangkan perasaan ini,,
Dan tak ada kata bosan dengan keadaan yang ku lalui,,
Walau harus menunggumu dalam ketidakpastian hati,,
Ku coba bertahan dan menunggu kesempatan itu,,
Ku merasa benar dengan yang ku lakukan,,
Tetapi aku juga merasa salah mengapa harus demikian,,
Cintaku terlalu tulus kepadamu melebihi cinta sebelumnya
Kepada wanita yang pernah ku kagumi dan ku sayangi,,,
Aku tak pernah tau seperti apa aku dalam hatimu,,
Yang ku ingin tau bahwa kamu perlu menyadari,,
Rasa cintaku padamu masih seperti kemarin,,
Walau pasti aku akan tersisih dari jamahan cintamu,,
Aku tulus mencintaimu meski tak pernah ku miliki…

Sudah Tak Berharap Lagi



Sudah Tak Berharap Lagi

Terlalu lama menunggu untuk sesuatu yang tak pasti,,
Membuatku berlalu dari perjuangan merebut hatimu,,
Memang harus ku akui cintamu telah untuk dia,,
Namun  usaha yang ku lakukan selama ini tak berarti,,
Anggap saja yang ku lakukan saai ini sebagai hadiah,,
Dari orang yang terlalu tulus mengharap cintamu selama ini,,
Tak usah berpikir bagaimana cara membalas yang ku beri,,
Karena aku pun tak ingin itu kau lakukan padaku,,
Aku hanya memberi yang terbaik yang ku bisa lakukan,,
Untukmu yang selalu mengisi hari-hari kehidupanku,,
Karena ku sadari tak lama lagi kamu akan berlalu,,
Untuk waktu yang tak bisa ku pastikan kapan lagi bertemu,,
Lebih baik untuk saat ini aku tak berharap lagi,,
Hanya akan menambah sesak dalam hati dan pikiran,,
Semua yang ku lakukan sebagai tanda kasih untukmu,,
Agar menjadi hal yang kau rindukan bila kita tak bertemu lagi,,
Karena nanti pun aku tak akan menginginkan pertemuan,,
Walau rindu ini akan selalu ada untukmu,,

Senin, 09 Maret 2015

Aku Menyayangi Dia



Aku Menyayangi Dia

Kita adalah dua insan yang bersahabat
Meski kita bukan dari keluarga yang sama
Aku dan dirimu menjalani pertemanan ini
Semenjak aku dan dirimu bertemu setiap saat..
            Hari-hari yang kita lalui selalu cerita bahagia
            Tak pernah terlukiskan cerita menyakitkan hati
            Namun untuk kali ini harus ku tempuh jalanku
            Tak mungkin untuk kamu mengetahuinya...
Maaf… aku mencintai dia, kekasihmu!!!
Karena memang telah lama ku pendam rasa ini
Meski kita harus berpisah dari pertemanan ini
Walau berat namun itu harus terjadi..
            Aku bukannya merebut dia dari dirimu
            Namun karena rasa cinta yang tersirat
            Maafkan diriku wahai engkau sahabatku
            Bila kekasihmu memang memilih diriku…
Kan ku jaga dia seperti saat kamu menyayanginya
Dan semua yang terbaik akan ku lakukan untuk dirinya
Cintamu memang tulus untuknya selama ini
Dan ku harap itu akan selalu ada walau tak harus kamu miliki,,,

Jumat, 06 Maret 2015

DIAM



DIAM

Salahkah aku bila seperti itu,,
Yang selalu mengisi hari-harimu dengan segala tanyaku,,
Mengusik kah kebiasaanku itu untuk mu,,
Yang selalu membuatmu kesal dengan kebodohanku,,

Ku ingin kau tahu itulah yang ku mampu,,
Untuk menyatakan perhatian yang tak kamu sadari,,
Mungkin tak seromantis seperti dalam bayanganmu,,
Karena ku tak tahu seperti apa timbangan romantis yang sebenarnya,,

Pernahkah ada dalam benakmu,,
Hanya tingkah bodoh yang pernah kamu rasakan,,
Yang akan mengingatkanmu bila nanti kamu jauh,,
Karena itulah ketulusan yang tak punya skenario dari hati ini,,

Kini kamu diam tak ada rangkaian kata terucap untuk ku,,
Mungkinkah kamu berusaha untuk menjauh atau melupakan aku,,
Namun hati ini tak ingin terlalu jauh menilai sikapmu saat ini,,
Aku akan bertahan menemani mu walau tak berada disisiku,,
Diam yang ku jaga mengharapkan dirimu baik-baik saja,,
Dan dengan doa ku memelukmu dari kejauhan,,
Biarlah semua berjalan bersama waktu yang kita jalani…